27.10.10

Ini Dia Foto Miyabi "Shooting" di Indonesia


Kabar keberadaan bintang porno asal Jepang, Maria Ozawa alias Miyabi, ke Indonesia ternyata bukan isapan jempol belaka. Sejumlah foto yang beredar di internet memperlihatkan bintang porno asal Jepang itu tengah terlibat shooting sebuah film di Indonesia.

Ia bahkan terlihat sangat menikmati betul suasana shooting. Miyabi juga sempat berfoto bersama dengan para kru dan mejeng di sebuah delman bersama para pemain film dan kru lainnya. Ia juga terlihat berpose di atas motor Patroli dan Pengawalan (Patwal) milik anggota kepolisian.

Sedikitnya ada sepuluh foto yang diunggah. Hal ini memperkuat keberadaan Miyabi.

Kepada Kompas.com, Ody Mulya Hidayat selaku produser yang sempat melibatkan Miyabi dalam film produksinya, Menculik Miyabi, sempat membantah mengenai kedatangan Miyabi ke Indonesia. Ia bahkan mengaku baru berkeinginan mendatangkan Miyabi, tetapi tidak dalam waktu dekat.

"Ah, mirip-mirip kali," kilahnya, menanggapi keberadaan Miyabi di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta. "Setahu saya, belum. Ini saja saya masih mau cari tahu dia bisa datang atau tidak," ujarnya lagi.

Ody boleh saja mengklaim seperti itu. Namun, dalam salah satu foto yang berbedar, Ody terlihat sedang menyimak hasil rekaman dari sebuah laptop (foto kanan bawah). Miyabi pun terlihat dalam foto tersebut. (kompas.com)

23.10.10

Dulu Ada Kopi Luwak...Sekarang Ada Durian Gajah ( Durian Dari Kotoran Gajah)

Ini kedengarannya menjijikan: durian termahal dan mungkin terenak di dunia datang dari kotoran Gajah. Hah?

Ini makanan kedua yang datang dari 'kotoran hewan.

Yang pertama, tentu saja Kopi Luwak -- yang dinobatkan sebagai kopi termahal di dunia. Proses mendapatkan 'Durian Gajah' itu juga mirip.

Jika penduduk asli Sumatera mencari biji kopi yang belum tercerna di kotoran Luwak, masyarakat Jakun di hutan-hutan Malaysia akan mengikuti gajah yang baru menelan banyak durian.

Mereka mengambil risiko mengikuti binatang mamalia ini setidaknya selama empat jam -- durasi yang dibutuhkan hewan itu untuk mencerna durian -- sebelum buah yang tak tercerna keluar bersama kotoran.

Adalah penasehat Malaysia Nature Society cabang Johor, Vincent Chow yang mendengar keberadaan durian unik ini dari temannya seorang taipan kayu dan penduduk asli hutan 'Orang Asli'.

Kata dia, konglomerat kayu ini selalu mengajukan pesanan pada Orang Asli selama musim durian.

Karena stoknya yang langka, sang taipan mau merogoh kocek agak dalam -- membayar RM1.000 atau Rp2,8 juta demi memuaskan hasrat makannya itu.

"Tentu saja Orang Asli mau mengikuti jejak para gajah karena mereka tahu akan dibayar mahal," kata Chor, seperti dimuat situs New Straits Times, Jumat 22 Oktober 2010.

Jangan bayangkan kotoran kerbau atau kambing yang baunya minta ampun.

"Menurut warga setempat, bau kotoran gajah seperti teh, tidak menyengat seperti herbivora lainnya."

Durian yang belum tercerna itu diklaim tak mengandung kotoran dan bakteri.

Bahkan, sang taipan mengklaim durian semacam itu akan jadi afrodisiak alias makanan pembangkit gairah seksual -- setelah melewati proses pencernaan gajah.

Meski tak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim itu, permintaan 'Durian Gajah' makin tinggi dan harganya terus meningkat.

Berani mencoba?

22.10.10

Bob Guccione, Pendiri Majalah Porno Penthouse Meninggal Dunia

Pendiri majalah porno Penthouse, Bob Guccione, meninggal dunia. Guccione tutup usia 79 tahun akibat penyakit kanker yang dideritanya.

Guccione meninggal Rabu (21/10/2010) di sebuah rumah sakit di Plano Texas. Dia empat kali menikah dan memiliki 5 anak. Demikian ditulis AFP, Kamis (21/10/2010).

Dia lahir di Brooklyn tahun 1930. Keluarganya adalah imigran Sicilia. Dia dibesarkan dalam lingkungan Katolik Roma, bahkan sempat berkeinginan masuk sekolah agama. Namun kemudian dia hijrah ke Eropa dan menjadi pelukis.

Guccione pertama kali menerbitkan Penthouse tahun 1965. Empat tahun kemudian, ia merintis penerbitan majalah pria dewasa ini di Amerika Serikat.

Penthouse segera menjadi saingan majalah Playboy. Pada periode 1980an, penerbitan ini berhasil membangun kerajaan bisnis untuk segala hal yang berkaitan dengan libido. Asetnya pernah mencapai US$ 400 juta.

Guccione senang memotret sendiri model-modelnya. Terutama untuk kategori gadis pilihan dalam sebuah edisi.

Saat pornografi berkembang pesat melalui film dan internet, Guccione tertinggal jauh dari saingannya. Serangkaian investasi yang gagal membuatnya makin bangkrut. Dia harus kehilangan kerajaan bisnisnya, termasuk apartemen mewah dan kasino miliknya.

Penerbit Penthouse, General Media Inc, yang 85 persen sahamnya dimiliki Guccione, akhirnya dinyatakan bangkrut pada tahun 2003. Saat ini majalah tersebut dikelola oleh FriendFinder Networks Inc, yang juga menjalankan bisnis situs porno.

14.10.10

Aisha Wanita Cantik Korban Mutilasi Taliban Punya Hidung Baru..

Masih ingatkan kamu siapa dia? Ya..dia adalah Gadis korban mutilasi Aisha Taliban yang muncul di sampul Majalah TIME edisi 9 Agustus 2010
Seorang wanita yang menjadi gadis poster korban penindasan Taliban di Afghanistan setelah dimutilasi suaminya, kini memperkenalkan wajah barunya pada dunia.

Gadis korban mutilasi Aisha Taliban yang muncul di sampul Majalah TIME edisi 9 Agustus 2010 kini dapat tersenyum ceria. Aisha (19) telah mendapatkan hidung baru yang sebelumnya dipotong oleh Taliban.

Harian Inggris, Telegraph, Selasa (12/10/2010) memberitakan, Aisha muncul di depan kamera di Los Angeles, AS untuk menerima penghargaan Enduring Heart dari organisasi Grossman Burn Foundation, yang membiayai operasinya di AS.

Maria Shriver, istri Gubernur California Arnold Schwarzenegger menyerahkan penghargaan tersebut.

"Ini pertama kali penghargaan Enduring Heart diberikan pada seorang wanita yang teguh hatinya dan yang menunjukkan pada kita semua apa artinya memiliki cinta dan hati yang teguh," kata Shriver.

Aisha yang nama lengkapnya tidak disebutkan itu menjawab singkat, "Terima kasih banyak."

Bulan ini, Aisha telah mendapatkan hidung palsu yang dipasang di Rumah Sakit West Hills Hospital. Dr Peter H Grossman mengatakan, mereka berharap akan memberikan "solusi yang lebih permanen" untuk Aisha. Itu kemungkinan mencakup pembentukan kembali hidung dan kedua telinganya dengan menggunakan, tulang, jaringan dan tulang rawan dari bagian-bagian tubuhnya yang lain.


Aisha ditampung di yayasanyayasan kemanusiaan Grossman Burn Center di West Hills Hospital di California, Amerika dan delapan bulan kemudian dia menjalani operasi pertamanya. Dr Peter H Grossman yang mengetuai pengoperasian itu berharap bisa memberikan Aisha hidung permanen. Artinya, dibutuhkan rekonstruksi tulang untuk dicangkokkan di hidungnya.

6.10.10

Satu-Satunya Presiden Yang Nekat Tawuran Saat Bermain Sepak Bola

Presiden Bolivia, Evo Morales, nyaris memicu tawuran di lapangan hijau saat bermain sepak bola di Ibukota La Paz, Minggu 3 Oktober 2010. Pertandingan itu sempat terhenti saat Morales menghajar seorang pemain dari tim lawan.

Sebenarnya laga itu hanya pertandingan persahabatan antara tim Morales dengan para pejabatnya melawan kesebelasan pimpinan Walikota La Paz. Pertandingan itu terbilang seru mengingat yang dihadapi tim Morales adalah para anggota kubu oposisi, termasuk si walikota.

Masalah dimulai ketika pertandingan baru berjalan lima menit. Menurut kantor berita ABI, seperti yang diteruskan stasiun televisi CNN, kaki Morales diterjang oleh pemain lawan. Dia adalah Daniel Gustavo Cartagena, pemimpin kubu oposisi dari Partai MSM.

Merasa dirugikan lawan, Morales membalas. Tak lama kemudian, Morales menggunakan lutut kanan untuk menghajar pangkal paha Cartagena. Dia pun langsung tersungkur dan pertandingan dihentikan beberapa saat karena langsung terjadi kericuhan.

Ironisnya, wasit justru mengusir Cartagena karena sebelumnya mengasari Morales, sedangkan si presiden tidak diganjar kartu merah. Beruntung, situasi bisa terkendali dan pertandingan bisa dituntaskan dengan skor 4-4. Aksi Morales menghajar bagian kemaluan Cartagena dengan dengkul itu sempat terekam melalui video dan sudah diunggah ke laman YouTube.

Kaki Morales menderita luka memar setelah ditebas Cartagena. Maka, tim dokter menyarankan Morales untuk istirahat selama sepuluh hari untuk pemulihan.

Namun, Morales Senin kemarin tetap bekerja seperti biasa kendati kaki kanannya harus dikompres dengan es.